Archive for May, 2006

Gempa Jogja

Saturday, May 27th, 2006

KEtika tubuhku bergoyang2 pagi tadi karena ada gempa, tak terbetik d hati bahwa pusat gempa ada d selatan Jogja. mengingat aku duduk 200 KM sebelah timurnya. Lalu aku keluar rumah dan ada saudara yg terima sms dari solo yg mengabarkan bahwa disana gempa besar sekali. Baru mulai terpikir bagaimana Jogja?? karena ga ada apa2, tenang deh.

Tenang hati cm sampei jam 10, ada teman telepon suruh lihat MetroTV ttg berita gempa d Jogja. baru sadar trus ganti kartu jogja , ternyata dari pagi temen sms bahwa ada gempa gedhe. Telepon saudara d jogja pake SImpati ternyata Out of ORder :D jaringan sibuk. akhirnya cb telp temen yg pake mentari alhamdulillah nyambung. Katanya keadaan aman d UGM, temen2 kontrakan alhamdulillah juga baik2 aja.

Tapi pas lihat MetroTV lagi, daerah Bantul ancur korban meninggal > 200 orang di catat d RS jogja, solo, dan klaten. itu belum yg rumah sakit daerah lain?? d RS Sardjito aja 70 meninggal 1500 dirawat.

Negeri kita bertubi-tubi d timpa bencana alam, konflik antar warga, perang antar suku dsb. dari tsunami, tanah logsor, banjir. Bentrok antar desa/warga/suku hampir tiap minggu mewarnai berita media massa. hal ini begitu merata terjadi d wilayah negara kita.

Kalau boleh kita telusuri ,dari Aceh dan seterusnya ada benang merah yg mengkaitkannya. ada kisah-kisah dibaliknya yg menunjukkan kita sudah terlalu jauh dariNya. Apa yg berkembang d lingkungan kita begitu mengerikan. Coba tengok acara2 TV, sinetron dan berita kriminal, coba tengok sekitar anda? Sebenarnya kita tahu mana hitam dan putih karena itu Fitrah yg ada dalam tiap insan, yang selalu berteriak jauh d dalam sana setiap saat.

JAdi ingat pas Kul di malang dulu, membandingkan Malang dengan kediri ketika pas mudik dan jalan2 ke kota kediri saya melihat Kediri masih sehat2 aja. Setelah lulus dan ke Jogja, jalan2 d kediri serasa sama di Malang dulu, terutama perkembangan gaya hidupnya. Berarti malang seperti apa sekarang ngga tau deh. D jogja sendiri, predikat kota pendidikan emang wajar berganti label. Dan semuanya mengalir begitu saja sehingga seolah menjadi kebiasaan yang wajar. Ketika nampak begitu nyata kurusakan d muka bumi ini, jangan salah adzabNya amat pedih.

Seperti ketika kita digigit semut, satu-dua ekor semut yang menggigit satu sarang kita basmi semua.
Semoga saudara2 kita dan diri ini dilimpahkan kekuatan, ketabahan, rahmat dan hidayahNya serta perlindunganNya amin…

Wallahua’lam,